Belajar Banyak Hal Dari Pasar Tradisional

Belajar Banyak Hal Dari Pasar Tradisional

pasar tradisional

Ada banyak sekali yang kami pelajari di MIT School. Tak sekedar belajar programming, kami juga belajar agama, belajar berorganisasi dan juga belajar hidup mandiri. Seperti postingan sebelumnya yang ditulis oleh mas Afri Dermawan Ginting, bagaimana kami para cowok biasanya kalau mau makan taunya hanya tinggal makan karena sudah disiapkan ibu atau tinggal beli makanan jadi.

Pada akhirnya kami di sini tahu bagaimana proses dari bahan masakan mentah, mengolahnya sampai siap santap.

Kali ini saya akan menceritakan bagaimana serunya berburu bahan masakan di pasar tradisional.

Dewasa ini minat masyarakat terutama generasi muda untuk belanja di pasar tradisional semakin menurun. Ini disebabkan oleh pandangan negatif masyarakat tentang pasar tradisional yang kotor, panas dan ribet.

Kebanyakan lebih memilih berbelanja ke pasar modern yang lebih bersih, tertata dan praktis. Tapi di balik citra negatif tersebut, banyak sekali keuntungan-keuntungan sehingga kami memilih berbelanja di pasar tradisional.

Apa saja keuntungan berbelanja di pasar tradisional?.

1. Lebih murah
Dengan banyaknya pedagang yang menjual barang yang sama, tentunya harga yang diberikan lebih kompetitif, sehingga kami bisa memilih mana yang lebih murah dan berkualitas. Selain itu kami juga bisa tawar menawar harga yang tak bisa kami peroleh apabila berbelanja di pasar modern. Dan tentunya berbelanja di pasar tradisional tidak dikenakan PPN.

2. Sehat
Ya, berbelanja di pasar tradisional bisa membuat lebih sehat. Karena kami berangkat ke pasar dengan jalan kaki atau bersepeda saat pagi-pagi, ketika udara masih segar dan minim polusi. Selain itu barang yang dijual seperti sayur-mayur, buah-buahan, ikan, daging dan yang lain biasanya didapat langsung dari petani, peternak atau nelayan, sehingga lebih segar dan sehat.

3. Melatih Komunikasi dan Bernegoisasi
Proses tawar-menawar harga dan seringnya kami berinteraksi dengan pedagang maupun pengunjung lain mengajarkan kami seni berkomunikasi dan negoisasi.

4. Membantu Meningkatkan Perekonomian Masyarakat
Kita tentu tahu bahwa para pedagang pasar, para petani, peternak merupakan kalangan masyarakat kecil. Dengan berbelanja di pasar tradisional, secara tidak langsung kita juga ikut serta menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

5. Memperluas Silaturrahim
Keuntungan lain pasar tradisional yang tidak kita dapatkan dari pasar modern adalah interaksi dengan penjual. Karena di pasar modern (supermarket, minimarket dan lain-lain) biasanya menerapkan sistem swalayan saat memilih dan mengambil barang. Keuntungan lainnya adalah kami bisa mendapatkan tips dan resep masakan gratis saat berbelanja. Satu lagi, kami bisa mendapat harga lebih murah lagi apabila sudah berlangganan.

Banyak bukan manfaat yang dapat kami peroleh dari berbelanja di pasar tradisional?. Itulah alasan mengapa kami “meskipun cowok” tidak merasa malu berbelanja di pasar tradisional. Karena kami adalah “Programmer Muslim Penghafal Quran Yang Berahlak Mulia dan Bermental Baja”

Ditulis oleh : Muhammad Imam Syafi’i (Peserta Didik MIT School)

Related posts:

Loading Facebook Comments ...