Belajar Tentang Gerbang Logika Turunan

Belajar Tentang Gerbang Logika Turunan

Melanjutkan materi mengenai gerbang logika, sebelumnya telah saya bahas tiga gerbang logika dasar. Kali ini saya akan membahas gerbang NAND, NOR, XOR dan XNOR. Empat gerbang logika ini merupakan turunan dari gerbang logika AND, OR dan NOT.

1. Gerbang NAND
Gerbang logika NAND merupakan kombinasi dari gerbang AND dengan gerbang NOT. Oleh karena itu, mengapa gerbang ini dinamakan NAND atau NOT-AND. Logika NAND merupakan kebalikan dari apa yang dihasilkan oleh gerbang AND. Di dalam gerbang logika NAND, jika salah satu input atau keduanya bernilai 0 maka hasil outputnya adalah 1.

2. Gerbang NOR
Gerbang NOR atau NOT-OR juga merupakan kebalikan dari gerbang logika OR. Apabila semua input atau salah satu input bernilai 1, maka outputnya akan bernilai 0. Jika kedua input bernilai 0, maka outputnya akan bernilai 1.

3. Gerbang XOR
Gerbang XOR merupakan singkatan dari kata Exclusive-OR. Sesuai dengan namanya, gerbang logika ini merupakan versi modifikasi dari gerbang OR. Jika pada gerbang OR kita akan mendapatkan hasil output yang serba 1 jika salah satu input atau keduanya bernilai 1, tidak demikian dengan XOR. Gerbang logika ini hanya akan mengeluarkan hasil output bernilai 1 jika hanya salah satu input saja yang bernilai 1. Sehingga jika kedua input bernilai 1, maka hasil outputnya tetaplah 0. Jadi dengan demikian, logika XOR tidak akan membiarkan kedua input bernilai sama. Jika sama, maka hasil outputnya adalah 0.

4. Gerbang XNOR
Gerbang XNOR atau Exclusive NOR ini mungkin jarang digunakan, namun bukan berarti kita tidak perlu tahu bukan?. Gerbang logika XNOR merupakan kebalikan dari XOR. Jika pada gerbang logika XNOR terdapat dua input yang sama, maka gerbang logika ini akan mengeluarkan hasil output bernilai 1. Namun jika salah satunya saja yang berbeda, maka nilai output pasti bernilai 0.

Berikut ini merupakan simbol gerbang logika turunan beserta tabel kebenarannya.gerbang logika

Bagaimana, apakah anda sudah mengerti mengenai konsep gerbang logika?.

Ditulis oleh Muhammad Imam Syafi’i (Peserta didik MIT School)

Related posts:

Loading Facebook Comments ...