Belajar Tentang Penanganan Kesalahan (Exception) Pada Java

Belajar Tentang Penanganan Kesalahan (Exception) Pada Java

 

Pada artikel sebelumnya kita membahas tentang tipe data wrapper di Java. Semoga di artikel sebelumnya sudah paham tentang menggunakan tipe data wrapper. Kali ini kami akan membahas tentang penanganan kesalahan atau sering di sebut Exception.

Exception adalah suatu kondisi abnormal yang terjadi pada saat menjalankan program. Karena dalam Java segala sesuatu merupakan objek, maka exception juga direpresentasikan dalam sebuah objek yang menjelaskan tentang exception tersebut.

Contoh exception adalah pembagian bilangan dengan 0, pengisian elemen array diluar ukuran array, kegagalan koneksi database, file yang akan dibuka tidak ada, dan
mengakses objek yang belum diinisialisasi.

Terdapat dua penanganan exception yaitu:

  1. Menangani sendiri exception tersebut.
  2. Meneruskannya ke luar dengan cara membuat objek tentang exception tersebut
    dan melemparkannya (throw) keluar agar ditangani oleh kode yang memanggil
    method (method yang didalamnya terdapat exception) tersebut.

Ada lima keyword yang digunakan oleh Java untuk menangani exception yaitu try, catch,
finally, throw dan throws.

Tipe-tipe Exception

Pada exception, superclass tertinggi adalah class Throwable, tetapi kita hampir tidak
pernah menggunakan class ini secara langsung. Dibawah class Throwable terdapat dua
subclass yaitu class Error dan class Exception. Class Error merupakan tipe exception
yang tidak ditangani dengan blok try-catch, karena berhubungan dengan Java run-time
system/environment.

Untuk exception dengan tipe class Exception, merupakan exception yang dapat ditangani oleh program. Semua exception bertipe RunTimeException dan turunannya tidak harus secara eksplisit ditangani dalam program (Unchecked Exception).

Contoh subclass dari RunTimeException adalah ArrayIndexOutOfBoundsException, ArithmeticException, NullPointerException dan lain-lain.

Semua tipe exception yang bukan turunan dari class RuntimeException merupakan exception yang harus ditangani atau jika tidak ditangani menyebabkan error. Dibawah ini adalah hirarki dari exception.

Penggunaan Blok try-catch

Untuk menangani exception dalam program, dengan meletakkan kode program yang
memungkinkan terjadinya exception didalam blok try, diikuti dengan blok catch yang
menentukan jenis exception yang ingin ditangani.

Contoh penggunaan exception menggunakan try-catch

public class Arithmetic {
    public static void main(String[] args) {
            float bil=10;
            try{
                System.out.println(bil/0);
            }catch(ArithmeticException e){
                System.out.println("Error Arithmetik");
            }
    }
}

Sekian penjelasan tentang exception semoga bermanfaat. Terima kasih.

Ditulis oleh : Muchammad Alvin Tri Bachtiar (Peserta Didik MIT School)

Related posts:

Loading Facebook Comments ...