Inilah Nikmatnya Saat Makan Berjamaah Di Asrama

Inilah Nikmatnya Saat Makan Berjamaah Di Asrama

Inilah Nikmatnya Saat Makan Berjamaah Di Asrama

Tak hanya sholat saja yang berjamah, kami di asrama MIT School Sekolah non formal “Mencetak Programmer Muslim Penghafal Quran Yang Berahlak Mulia dan Bermental Baja” juga terbiasa makan secara berjamaah.

Mungkin bagi sebagian orang makan bersama-sama dalam satu nampan merupakan hal yang dirasa tabu. Mengingat zaman sekarang ini semua serba individu. Tak terkecuali masalah makan.

Bagi yang tidak terbiasa melakukannya mungkin agak risih, tapi kalau sudah terbiasa tentu akan merasakan sendiri bagaimana nikmatnya makan secara berjamaah.

Makan berjamaah merupakan sunnah Nabi. Hal ini sesuai dengan sebuah hadits yang datang dari sahabat Wahsyi bin Harb dan diriwayatkan oleh Abu Dawud, disebutkan:

Bahwasannya para sahabat bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “(Mengapa) kita makan tetapi tidak kenyang?” Rasulullah balik bertanya, “Apakah kalian makan sendiri-sendiri?” Mereka menjawab, “Ya (kami makan sendiri-sendiri)”. Rasulullah pun menjawab, “Makanlah kalian bersama-sama dan bacalah basmalah, maka Allah akan memberikan berkah kepada kalian semua.” (HR. Abu Dawud)

Rasulullah merupakan suri tauladan yang baik. Setiap yang diajarkan beliau tentu akan membawa manfaat bagi yang mau menjalankannya. Apa saja manfaat yang dapat kita ambil dari kegiatan makan bejamaaah ini?

  1. Lebih Berkah
    Sesuai dengan hadits di atas, bahwa makanan yang dibacakan basmalah dan dimakan bersama-sama akan diberkahi Allah.
  2. Mempererat Persaudaraan
    Saat kita makan bersama, kita tahu kebiasan dan cara makan teman-teman. Tak jarang muncul kelucuan seperti saat ada yang merasa kepedasan atau saat ada yang usil. Tentu hal ini tak bisa kita dapatkan ketika makan sendiri.
  3. Membangun Kebersamaan
    Perasaan senasib sepenanggungan, satu rasa satu masakan. Tak peduli masakannya kurang asin, kurang enak atau bahkan kurang banyak, haha :). Semua makan bersama-sama tanpa ada perbedaan. Hal ini tentu akan menciptakan rasa kebersamaan dan solidaritas sesama siswa.
  4. Membangkitkan Kepedulian
    Menunggu teman yang belum datang sebelum makan dimulai atau memisahkan nasi serta lauk untuk teman yang belum makan. Tentu merupakan hal positif yang membangun kepedulian kepada sesama, menjalin kekompakan dalam segala hal bahkan dari hal kecil seperti makan bersama ini.

Banyak bukan manfaat makan bersama ini?. Kalau kamu merasa bosan saat makan yang begitu-begitu saja. Tak ada salahnya untuk mencoba makan bersama dengan teman-teman atau keluarga.

Sekian dulu untuk kali ini. Semoga bermanfaat.

Ditulis oleh Muhammad Imam Syafi’i (Peserta didik MIT School)

Related posts:

Loading Facebook Comments ...