JOIN Tabel Pada SQL

JOIN Tabel Pada SQL

JOIN Tabel Pada SQL

Artikel ini merupakan bagian dari dua artikel sebelumnya yang membahas mengenai perintah dasar SQL, yaitu Perintah dasar SQL #1 dan   Perintah dasar SQL #2. Pada kali ini kita akan belajar mengenai Perintah JOIN pada SQL.

Apa itu JOIN?

JOIN merupakan perintah pada SQL yang digunakan untuk menampilkan beberapa/semua data pada tabel-tabel yang saling berelasi atau saling berkaitan. Syntax penulisan JOIN adalah sebagai berikut:

SELECT kolom1, kolom2, kolom3 FROM tabel_A JOIN tabel_B ON tabel_A.kolom1 = tabel_B.kolom2;

Keterangan:

  • Kolom1, kolom2, kolom3 adalah nama kolom yang akan ditampilkan datanya. Untuk menampilkan semua kolom dari kedua tabel yang diJOIN, cukup dengan menggunakan tanda ” * “.
  • Tabel_A dan Tabel_B adalah nama tabel yang akan diJOIN / digabungkan.
    Tabel_A.kolom1 dan Tabel_B.kolom2 adalah kolom pada masing-masing tabel yang datanya akan digunakan sebagai perbandingan.
  • Format penulisan nama kolom yang akan ditampilkan maupun yang akan dibandingkan dapat ditulis nama kolomnya saja. Dengan syarat, tidak terdapat kesamaan nama kolom pada tabel-tabel yang diJOIN. Apabila terdapat nama kolom yang sama, format penulisannya adalah nama_tabel.nama_kolom.

Ada 3 macam perintah join yang akan kita pelajari pada artikel ini, yaitu INNER JOIN, OUTER LEFT JOIN dan OUTER RIGHT JOIN. Sebagai contoh saya akan menggunakan 2 tabel berikut:


Tabel denda_item sebagai tabel_A


Tabel pelanggaran sebagai tabel_B

A. INNER JOIN

Perintah INNER JOIN atau biasa ditulis dengan JOIN digunakan untuk menampilkan data-data yang sama antara tabel_A dan tabel_B. Contohnya seperti  di bawah ini.


Contoh penggunaan perintah INNER JOIN /  JOIN.

Pada contoh di atas saya menggunakan kolom id_pelanggaran pada tabel denda_item (tabel_A) dan id pada tabel pelanggaran (tabel_B) sebagai pembanding. Data-data yang ditampilkan adalah data yang terdapat pada id_pelanggaran  tabel_A sama dengan id pada tabel_B.

B. OUTER LEFT JOIN

Perintah OUTER LEFT JOIN atau biasa ditulis LEFT JOIN digunakan untuk menampilkan semua data pada LEFT table atau tabel KIRI, meskipun data yang dibandingkan tidak terdapat atau tidak sama dengan tabel KANAN. Data tabel KANAN yang tidak ada atau tidak sama dengan tabel KIRI akan menampilkan NULL. Contohnya seperti  di bawah ini.


Contoh penggunaan perintah OUTER LEFT JOIN / LEFT JOIN.

Pada contoh di atas saya menggunakan tabel denda_item sebagai tabel KIRI dan tabel pelanggaran sebagai tabel KANAN. Semua data pada tabel KIRI ditampilkan sedangkan data tabel KANAN ada satu kolom yang menampilkan NULL karena tidak terdapat id 5 pada tabel KANAN (tabel pelanggaran).

C. OUTER RIGHT JOIN

Perintah OUTER RIGHT JOIN atau bisa ditulis RIGHT JOIN merupakan kebalikan dari LEFT JOIN. Perintah ini digunakan untuk menampilkan semua data pada RIGHT table atau tabel KANAN, meskipun data yang dibandingkan tidak terdapat atau tidak sama dengan tabel KIRI. Data tabel KIRI yang tidak ada atau tidak sama dengan tabel KANAN akan menampilkan NULL. Contohnya seperti  di bawah ini.


Contoh penggunaan perintah OUTER RIGHT JOIN / RIGHT JOIN

Pada contoh di atas, semua data pada tabel KANAN ditampilkan sedangkan data tabel KIRI ada tiga kolom yang menampilkan NULL karena tidak terdapat id_pelanggaran 1, 3 dan 4 pada tabel KIRI (tabel denda_item).

Sampai di sini dulu penjelasan tentang perintah JOIN. Semoga bermanfaat.

Ditulis oleh : Muhammad Imam Syafi’i (Peserta didik MIT School)

Related posts:

Loading Facebook Comments ...