Kabar Gembira Kini Di MIT School Sudah Ada Mejanya…!!!

Kabar Gembira Kini Di MIT School Sudah Ada Mejanya…!!!

Blog MIT School | Alhamdulillah Meja Untuk Kegiatan Belajar Mengajar Di MIT School Telah Tersedia. Kemarin sore, saat itu langit masih menitikan gerimisnya.

Seperti biasanya saya Cucu Mohamad Irsad dan teman teman MIT School lainnya mengisi kegiatan sore hari dengan kegiatan pribadi.

Terkecuali teman teman yang sedang dapat tugas piket masak, piket masak?? oh iya saya belum menceritakan tentang piket masak ya, jadi  di asrama MIT school ini ada dua jadwal piket.

Pertama, piket kebersihan. Piket kebersihan ini bertanggung jawab atas kebersihan asrama mulai terbit fajar hingga terbenam matahari (kayak puasa aja ya, hehe).

Piket kebersihan ini tugasnya apa aja ya? jadi, kelompok yang piket kebersihan harus bersih-bersih asrama mulai dari nyapu lantai, ngepel (bukan ngapel ya, ehe), cuci piring, bersih-bersih halaman rumah, dan buang sampah, plus bersihin kamar mandi.

Satu kelompok tiga orang jadi bisa dibagi tugas, biasanya sih setengah jam juga kelar.

Piket kedua, yaitu piket memasak, iya memasak bung..!!! selain belajar pemrograman, disini juga belajar memasak.

Bukan kewajiban sih, tapi tuntutan. ya tuntutan untuk bertahan hidup hehe, mengapa harus memasak? kenapa ga beli di warung nasi aja, kan praktis? jadi kami memutuskan untuk memasak dibanding beli lauk yang siap santap aja mengapa?

Karena:

  • Belajar, memanfaatkan kesempatan diperantauan untuk belajar memasak, menambah wawasan, menambah skill, menjadi pria-pria yang tak hanya bisa menghabiskan masakan, tapi bisa mengahasilkan masakan haha.
  • Mencoba resep yang diinginkan, bisa sesuka hati mencoba resep yang diinginkan, meskipun hasilnya tidak pernah sesuai dengan yang diinginkan, wkwk yang penting sudah mencoba.
  • Terjamin, dengan memasak sendiri kita tahu pasti apa yang kita makan, nilai gizi dan kebersihan makannan terjamin.
  • Hemat, sudah barang tentu hematnya masak bareng.
  • Kebersamaan, ada momen kebersamaan saat memasak, saling bertukar cerita, sekedar menertawakan hasil masakan yang terkadang di luar dugaan, menyaksikan momen kesedihan saat teman ngulek bawang, wkwk.
  • Ada kepuasan tersendiri saat melihat orang lahap makan masakan kita, meskipun kepuasan itu tidak langsung membuat kita kenyang, wkwk.

Malah jadi bahas masak yaa, hehe,  oke lanjut ke certia kejutannya, jadi ceritanya sore itu ketika para petugas piket masak sudah mulai berkumpul di dapur untuk menyicil tugas masaknya, ada kiriman datang, kiriman yang sudah dinantikan berbulan-bulan, hehe…

Karena selama ini tinggal di asrama sekitar empat bulan belum ada meja untuk kegiatan belajar-mengajar. Ya dikarenakan kami baru menempati asrama MIT School yang baru ini masih dalam tahap mempersiapkan sarana dan prasarana. Jadi kami masih menggunakan sarana dan prasarana seadanya, namun tidak mengurangi semangat kami dalam belajar pemrograman.

Yaa sore itu ada kiriman meja untuk asrama, yee..!!!

Alhamdulillah yaa… ada meja baru, menambah betah aja nih di depan monitor, terima kasih MIT School.

Meja MIT School Tiba

Mencoba Meja Baru MIT School

Kelas MIT School Dengan Meja Baru

Alhamdulillah dengan adanya meja baru ini, kami sebagai peserta didik di MIT School bisa lebih nyaman dalam belajar.

Ditulis oleh : Cucu Mohamad Irsad

*MIT School masih membuka kesempatan bagi donatur untuk menyumbangkan hartanya untuk mendukung kelangsungan program non-profit ini. MIT School adalah sekolah non formal yang bertujuan “Pencetak Programmer Muslim Penghafal Quran Yang Berahlak Mulia dan Bermental Baja” yuk menjadi donatur di MIT School caranya disini.

Jazakumullahu khayran kepada donatur yang telah berpartisipasi, semoga Allah berikan ganti yang lebih baik.

Related posts:

Loading Facebook Comments ...