Mengenal Sintaks Dasar Kotlin

Mengenal Sintaks Dasar Kotlin

Mengenal Sintaks Dasar Kotlin

Setelah berkenalan dengan Kotlin. Kali ini kita akan melihat lebih jauh tentang bahasa pemrograman Kotlin dengan menyiapkan apa-apa yang diperlukan untuk melakukan pemrograman Kotlin sebagai berikut:

  • Java SDK: Karena Kotlin merupakan kembangan dari bahasa Java maka kita memerlukan Java SDK untuk bisa membuat Kotlin berjalan di komputer yang kita miliki.
  • IDE, kami sarankan untuk menggunakan Intellij IDEA atau Android Studio karena keduanya dikembangkan oleh pengembang bahasa Kotlin.

Dengan menginstall 2 aplikasi di atas maka kita telah siap melakukan koding dengan Kotlin. Untuk itu langsung buat proyek baru dengan memilih kotlin file.

Setelah siap langsung ketikkan fungsi hello world di bawah ini

fun main(args: Array<String>) {

var hello: String = “hello world”

println(hello)

}

Dari sedikit kode di atas kita bisa mengenali bahwa bahasa pemrograman Kotlin lebih ringkas dari Java sebagaimana yang sudah dikatakan.

Pertama pada fungsi utama tidak ada public static void karena setiap fungsi di dalam kotlin secara default adalah public static sehingga tanpa menuliskannya fungsi itu sudah public dan static. Sementara untuk void di kotlin dikenal sebagai unit dan ini pun sudah terset secara default jadi tidak menulisnya pun tidak masalah.

Nah dalam fungsi main kita memiliki parameter args yang bertipe data array dimana array tersebut memuat sejumlah data bertipe string. Dari koding ini bisa diketahui bahwa untuk mendefinisikan tipe data kita meletakkannya setelah variabel dan setelah titik 2 “:” berbeda dengan java yang diletakkan sebelumnya.

Selanjutnya membuat variabel. Jika pada java kita bisa langsung mengetikkan variabel tanpa keyword dalam kotlin kita harus menuliskan keyword var dan diikuti tipe data. Nah yang menarik di akhir baris adalah kita tidak menemuan titik koma karena hal ini hanyalah opsional untuk bahasa Kotlin.

Terakhir untuk memanggil sebuah fungsi dan memasukkan parameter di dalam fungsi tidak jauh berbeda dengan bahasa pemrograman lain yaitu dengan memanggil nama fungsi dan memasukkan variabel sebagai parameter yang dibutuhkan.

Ditulis oleh : Labib Muhajir (Peserta didik MIT School)

Related posts:

Loading Facebook Comments ...