Mengenal Struktur Kontrol PHP

Mengenal Struktur Kontrol PHP

php control structure

PHP seperti halnya bahasa pemrograman lainnya tentu membutuhkan kontrol untuk mengatur alur kerja prosesnya. Pada artikel kali ini, kita akan mempelajari struktur kontrol pada bahasa pemrograman PHP.

Pada dasarnya, PHP melakukan eksekusi perintah mulai dari baris pertama kemudian baris ke dua dan seterusnya sampai baris yang terakhir habis.

Tetapi dengan adanya kontrol, eksekusi perintah dapat berulang maupun bercabang. Jadi kita dapat mengambil  kesimpulan bahwa pengertian struktur kontrol dalam bahasa pemrograman (termasuk juga PHP) adalah rangkaian perintah yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat mengatur alur program sesuai tujuan yang diinginkan.

Dalam PHP, ada dua jenis struktur kontrol. Yang pertama adalah struktur kondisional dan yang kedua adalah struktur perulangan atau looping.

Struktur Kondisional

Pada struktur kontor kondisional, pernyataan akan dijalankan apabila suatu kondisi bernilai benar atau true. Fungsinya untuk memilih perintah yang akan dijalankan sesuai dengan kondisi tertentu.

Ada tiga macam pernyataan kondisional, yaitu:

1. If

Struktur if akan mengecek suatu kondisi, pernyataan hanya akan dijalankan apabila kondisi tersebut bernilai benar atau true.

Sintaks penulisan struktur if adalah sebagai berikut:

if (kondisi) {
   pernyataan1;
}

Contoh penggunaan struktur if.

<?php

$usia = 26;

if ($usia > 17) {
   echo "Termasuk kategori dewasa";
}

Pada contoh di atas, teks “Termasuk kategori dewasa” akan ditampilkan, karena kondisi $usia lebih besar dari 17 bernilai benar/true.

2. If else

Struktur if else akan mengecek suatu kondisi, apabila kondisi tersebut bernilai benar atau true, maka suatu pernyataan akan dijalankan, namun apabila kondisi bernilai salah atau false maka pernyataan lain yang bernilai salah akan dijalankan.

Sintaks penulisan struktur if adalah sebagai berikut:

if (kondisi) {
   pernyataan1;
}
else {
   pernyataan2;
}

Contoh penggunaan struktur if else.

<?php

$usia = 10;

if ($usia > 17) {
   echo "Termasuk kategori dewasa";
}
else {
   echo "Termasuk kategori anak-anak";
}

Pada contoh di atas, teks “Termasuk kategori anak-anak” akan ditampilkan, karena kondisi $usia lebih besar dari 17 bernilai salah/false.

3. Switch

Struktur switch merupakan bentuk penyerderhanaan struktur if else yang memiliki banyak kondisi else.

Sintaks penulisan struktur switch adalah sebagai berikut:

Switch(variabel){
Case kondisi-1:
  Pernyataan-1;
Break;

Case kondisi-2:
  Pernyataan-2;
Break;

Case kondisi-n:
  Pernyataan-n;
Break;

Default:
  Pernyataan_default;
}

Contoh penggunaan struktur switch.

<?php

$gender = "laki-laki";

switch($gender){
   case "laki-laki":
      $title = "Mr.";
      break;
   case "perempuan":
      $title = "Mrs.";
      break;
}

echo $title . " Santoso";

Pada contoh di atas, akan menghasilkan teks “Mr. Santoso”, karena kondisi $gender adalah laki-laki bernilai benar/true.

Demikian penjelasan mengenai struktur kontrol dan jenis struktur percabangan. Pada postingan selanjutnya akan dibahas mengenai struktur perulangan atau looping.

Ditulis oleh : Muhammad Imam Syafi’i (Peserta Didik MIT School)

Related posts:

Loading Facebook Comments ...