MIT School Muslimah : Apa Sih JavaScript Itu..???

MIT School Muslimah : Apa Sih JavaScript Itu..???

Hallo masyarakat peselancar dunia maya,kali ini saya akan menyajikan sebuah tulisan tentang JavaScript.Pasti sudah tidak asing lagi kan dengan Javascript, nah bagi yang belum tau ini ane ada sedikit artikel, baca mengerti dan pahami oke.. ilmu ini lho..
Cuss langsung ke topik!!

Pengertian JavaScript

Javascript adalah sebuah bahasa komputer atau kode pemrograman yang digunakan pada website agar website tersebut menjadi lebih interaktif dan dinamis. Javascript adalah jenis bahasa pemrograman client side. Penggunaan kode javascript pada sebuah website bersifat opsional, artinya tidak harus selalu ada. Namun, website-website maupun blog modern saat ini hampir semuanya menggunakan kode javascript walaupun sedikit.

Fungsi JavaScript

JavaScript biasanya dalam penggunaannya digabungkan dengan HTML, tujuannya adalah memperkaya HTML supaya lebih interaktif. Oleh karena itu JavaScript sangat tergantung dengan browser yang digunakan. Jika browser tidak mengijinkan atau ter-disable untuk menggunakan javaScript maka aplikasi yang menggunakan javaScript menjadi tidak maksimal atau bahkan bisa menjadi error.

Secara fungsional, JavaScript digunakan untuk menyediakan akses script pada objek yang dibenamkan (embedded). Contoh sederhana dari penggunaan JavaScript adalah membuka halaman pop up, fungsi validasi pada form sebelum data dikirimkan ke server, merubah image kursor ketika melewati objek tertentu, dan lain lain.

Kelebihan JavaScript

JavaScript bekerja pada sisi browser. maksudnya begini : untuk menampilkan halaman web, user menuliskan alamat web di address bar url. setelah itu, browser “mengambil” file html ( dengan file jJvaScript yang melekat padanya jika memang ada ) ke server yang beralamat di URL yang diketikan oleh user. Selesai file diambil, file ditampilkan pada browser. Nah, setelah file JavaScript berada pada browser, barulah script JavaScript tersebut bekerja.

Efek dari Javascript yang bekerja pada sisi browser ini, Javascript dapat merespon perintah user dengan cepat, dan membuat halaman web menjadi lebih responsif. JavaScript melakukan apa yang tidak bisa dilakukan oleh HTML, PHP, dan CSS : menangani hal – hal yang membutuhkan respons cepat terhadap aksi dari user.

Jenis dan Pengertian Tipe data dalam JavaScript

Tipe data dalam JavaScript dibedakan menjadi 2 kelompok, yakni tipe data dasar (primitif) dantipe data objek.
Tipe data dasar terdiri dari tipe data angka, tipe data text (string), dan tipe data boolean. Tipe data null dan undefined juga merupakan tipe data dasar, namun memiliki jenis tersendiri.

Selain ke-5 tipe data dasar tersebut, tipe data lain yang ada di dalam JavaScript adalah tipe data objek. Contoh tipe data objek adalah tipe data tanggal (date), array, dan fungsi.

Konsep Objek pada Tipe Data Dasar JavaScript

Walaupun disebut tipe data dasar, tipe data angka, text (string), dan boolean didalam JavaScript berprilaku ‘seolah-olah’ sebagai objek. Dimana setiap variabel yang berisikan tipe data, akan memiliki method (atau fungsi) yang ‘melekat’ kepada variabel tersebut.

Dalam bahasa pemograman jenis prosedural, setiap tipe data dapat disebut ‘berdiri’ sendiri. Untuk menjalankan beberapa perintah, kita menggunakan fungsi yang menjadikan variabel tipe data sebagai inputan untuk fungsi tersebut.

Contohnya, untuk mencari panjang sebuah string di dalam PHP, kita menggunakan fungsi strlen. Jika $a adalah sebuah variabel bertipe String, maka untuk mencari panjang dari variabel $a adalah dengan strlen($a). Dan untuk membuat karakter string menjadi huruf besar, kita menggunakan fungsi strtoupper ($a).

Berikut adalah contoh penulisan fungsi strlen dan strtoupper dalam PHP:

Contoh diatas adalah penggunaan fungsi di dalam pemograman prosedural PHP. Tetapi karena JavaScript berbasis objek, konsepnya akan sedikit berbeda.

Di dalam JavaScript, walaupun juga memiliki fungsi bawaan untuk membantu kita dalam membuat kode program, namun kebanyakan fungsi dasar ‘melekat’ kedalam variabel, atau di dalam istilah pemograman objek: setiap variabel akan memiliki ‘method’.

Di dalam konsep pemograman berbasis objekmethod adalah sebutan untuk fungsi yang ‘melekat’ kepada sebuah objek (dalam contoh kita, adalah fungsi yang melekat kepada variabel ber-tipe data String).

Di dalam JavaScript terdapat beberapa method yang melekat pada hampir seluruh tipe data, misalnya method toString(). Method ini berfungsi untuk mengkonversi nilai variabel, dan menampilkannya menjadi String.

Cara pemanggilan method dilakukan dengan menambahkan tanda titik setelah penulisan variabel. Misalkan variabel a bertipe data String, dan string di dalam JavaScript memiliki method untuk memotong string, yakni method slice. Maka untuk pemanggilan fungsi slice adalah sebagai berikut: a.slice()

Segini dulu yak infonya, nanti ane sambung lagi (Insyaallah)
cukup tau, cukup untuk menambah ilmu, cukup sekian dan Terimakasih ^^

Astri Novia Putri
Peserta Madani IT School Muslimah

Related posts:

Loading Facebook Comments ...