Musyawarah, Inilah Cara Kami Menyelesaikan Masalah

Musyawarah, Inilah Cara Kami Menyelesaikan Masalah

Musyawaran MIT School

 

Sudah menjadi kegiatan rutin setiap akhir bulan, kami di MIT School sekolah non formal pendidikan pemrograman web dan android developer di Yogyakarta selalu mengadakan musyawarah yang diikuti oleh seluruh siswa kelas PHP maupun Android.

Agenda utamanya adalah pemilihan presiden. Keren banget kan?. Ya, Presiden, begitu kami menyebutnya.

Sebenarnya presiden di MIT School sama seperti ketua kelas.  Tugasnya adalah memastikan seluruh kegiatan di MIT School berjalan dengan baik dan semestinya selama satu bulan penuh.

Selain itu kami di sini juga memiliki beberapa menteri, misalnya Menteri Keuangan (bendahara), Menteri Agama, Menteri Kesehatan, Menteri Pertahanan dan Keamanan merangkap Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Kesehatan, Menteri Pangan, Menteri Lingkungan Hidup serta Menteri Riset dan Teknologi.

Selain pemilihan presiden, dalam musyawarah bulanan ini kami juga membahas dan memutuskan berbagai hal terkait kebijakan dan kegiatan yang ada di MIT School.

Di forum ini kami bisa menyampaikan aspirasi, memberi masukan dan koreksi, saling nasihat-menasihati, serta menimbang hal-hal apa yang sekiranya perlu dan tidak perlu dilakukan.

Dengan demikian musyawarah bulanan sebenarnya adalah tempat bagi siswa untuk secara aktif saling berkomunikasi yang hasilnya digunakan sebagai dasar pembuatan kebijakan bersama.

Dari kegiatan ini kami belajar berorganisasi, belajar bertanggung jawab dengan tugas yang diamanahkan, belajar memecahkan berbagai persoalan serta belajar saling menghargai perbedaan pendapat.

Namun  demikian, musyawarah ini tidak serta-merta dapat menyelesaikan seluruh persoalan.

Keberhasilannya sudah barang tentu bergantung pada komitmen seluruh siswa untuk mau terlibat aktif dalam pengelolaan dan komitmen untuk senantiasa melakukan perbaikan-perbaikan dan perubahan positif mengikuti semangat untuk mewujudkan cita-cita MIT School sebagai “Pencetak Programmer Muslim Penghafal Quran Yang Berahlak Mulia dan Bermental Baja”.

Ditulis oleh Muhammad Imam Syafi’i (Peserta Didik MIT School)

Related posts:

Loading Facebook Comments ...